CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Tuesday, June 10, 2008

Piasau Yang Tumbang

Asssalamualaikum Warahmatullahi Wa Barakaatuh, apa khabar nya biskita semua, semoga sihat sejahtera di lindungi oleh Allah selalu, kelembapan internet 2-3 hari ani menyebabkan aku inda ada mood untuk mengemaskinikan blog ani, tapi Alhamdulillah kali ani kembali lagi dengan tajuk yang sedikit ganjil bagi ku tapi penuh pengajaran bagi mereka yang mahu berfikir iaitu
“ PIASAU TUMBANG”.

Pernah kah abiskita meliat macamana usulnya puhun piasau yang tumbang ani? Mestilah banyak yang menjawab pernah.., Tapi nya kan ..piasau tumbang yang ani lain daripada yang lain dalam fikiran biskita..sebab bagiku ani adalah kali yang pertama aku mengalami keadaan ani..untuk mengetahui cerita ani dengan lebih lanjut, teruskanlah membaca..he..he..

Kejadian ani (instead of cerita) berlaku pada 04/06/2008 @ RABU, iaitu pada beberapa hari yang lapas, pada minggu atu cuaca panas saja, maklumlah abis udah musim ribut, jadinya pada malam hari atu hujan turun sadang sederhana, maksudku inda jua labat banar and sekajap jua saja sekadar untuk menyajukkan bumi Brunei ani and masa hujan atu inda berangin atau jauh sekali ribut, biasa saja..

Kalinya pada keesokkan harinya masa ku kan turun keraja atu, teliat tah ku sepohon puhun kelapa yang tumbang ani, pada mulanya inda ku berapa ingau, kalinya dalam perjalanan kan keraja atu berfikir tah ku, ada urang kan baca do’a selamat kali? Sebab atu tah dorang kan mengambil umbut, tapi do’a selamat apa jua hari rabu?? kalau hari jumaat barangkali.., paling kurang pun kalau do’a selamat hari juma’at patang khamis atu udah kali dorang tabang piasau atu, lagipun banyak-banyak pohon piasau disana atu kenapa pohon piasau atu jua yang ditabang??? Misteri..misteri.. dan misteri..

Iatah balik keraja atu menyinggahi tah ku arah tampat berlakunya kejadian, dan baru tah ku paham yang puhon piasau atu bukan kana tabang pasal ada urang kan beguna umbutnya tapi tumbang kerana keadaan tanahnya inda lagi stabil – (terdapat pengajaran disini bagi mereka yang dapat berfikir), aku inda dapat cakap yang ia tumbang di tiup angin, sebab pada malam atu inda ada ribut, sebelum ani ribut pun ia kancang jua ia masih berdiri.. So liat sendiri lah cemana usulnya :
Anilah Pohon Piasau yang ku maksudkan tumbang atu ..

Keadaan persekitaran kawasan kejadian..


Syukur Al-hamdulillah puhun ani inda tumbang ke rumah sebalah.

Pertama sekali yang kan ku ingin liat banarnya ialah keadaan akar-akaran puhon kelapa ani..mana tau tejumpa "sesuatu" disana..

Keadaan akar puhon kelapa, seolah-olah puhon ani kana cabut macam atu saja.., PENGAJARANNYA : begitu jua dalam kehidupan seharian kita, kalau tempat kitani berpijak (persekitaran kitani) ani inda kukuh dan inda selamat (perang sana-sini, fitnah menfitnah, maksiat bermaharajalela), bangsa kitani ani akan roboh..

Puhon yang tumbang ani jatuh tekana puhon mangga disebalahnya, PENGAJARANNYA : Bukan saja bangsa kitani ani yang akan roboh bahkan tempiasnya jua akan terkana arah bangsa-bangsa lain yang berhampiran dan berdekatan.



Bila buah piasau ani sanang di ambil , apa lagi..masa untuk minum aing piasau lah..he..he, PENGAJARANNYA : Akhirnya ada pihak lain yang akan menangguk di air yang keruh,mengambil kesempatan dan keuntungan dalam kesempitan daripada apa yang telah kita hasilkan..jadi sama-samalah kita renungkan pengajaran yang ku dapat daripada kejadian piasau yang tumbang ani..Wallahu a'lam..

HSO Organization Ltd : Allah Subhaanahu Wa Ta’ala ada berfirman yang tafsirnya : “ Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air yang Kami turunkan dan langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai perhiasannya , dan pemilik-permliknya mengira bahwa mereka pasti menguasasinya , tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kelmarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan kepada orang-orang yang berfikir “ – ( Surah Yunos, 24 )

Friday, June 06, 2008

Pesan Aa Gym : Menyikapi Waktu

Maha perkasa Allah Azza wa Jalla, Dzat yang memiliki segala keagungan, kemuliaan, keunggulan, dan segala kelebihan lainnya. Dzat yang Maha Sempurna sifat-sifat-Nya, tiada satu kejadianpun yang terbebas dari kekuasaan-nya. Allah, Dzat yang Maha adil meningkatkan derajat siapa saja yang Dia kehendaki dan menghinakan siapa saja yang dikehendaki-Nya. Namun, sesungguhnyalah kemuliaan dan kehinaan yang ada pada diri kita merupakan buah dari segala amal yang telah kita lakukan. Tidak bisa tidak. Karena demi Allah, Allah SWT tidak akan pernah dzhalim terhadap hamba-hamba-Nya.

Sahabat-sahabat, sungguh betapa banyak orang yang cukup potensial, tetapi tidak bisa menjadi unggul. Salah satu sebabnya adalah karena ketidakmampuannya dalam mengelola waktu. Yakinilah bahwa kesuksesan atau kegagalan seseorang dalam urusan dunia maupun akhirat adalah sangat bergantung bagaimana kesungguhannya dalam menyikapi waktu. Kita saksikan, betapa banyak orang yang mengeluh karena merasa tak pernah punya waktu, sedangkan beberapa orang yang lain selalu mencari jalan untuk membunuh waktu.

Padahal, subhanallah, Allah dengan Maha cermat dan Maha adil telah membagikan waktu dengan seadil-adilnya, dengan secermat-cermatnya tanpa akan luput satupun. Setiap orang pastilah akan mendapat jumlah waktu yang sama, yaitu 60 menit setiap jam, dan 24 jam setiap hari di tempat manapun di dunia ini. Di negara maju, negara berkembang, atau negara yang hancur terpuruk sekalipun tetap 24 jam perhari 60 menit per jam.

Singapura 24 jam per hari, Singaparna 24 jam per hari, Chichago 60 menit per jam, Cikaso 60 menit per jam, semuanya sama. Pengusaha sukses, yang jatuh bangun, atau bahkan yang bangkrut sekalipun tetap 24 jam per hari 60 menit per jam. The Best Executive, karyawan asal-asalan,dan pengangguran kelas berat sekalipun jatah waktunya tetap sama 24 jam per hari. Seorang bintang kelas; yang biasa saja, atau yang tidak naik kelas sekalipun tetap 24 jam per hari 60 menit per jam. Maka, nyatalah bahwa yang menjadi masalah bukan jumlah waktunya, tapi isi waktunya.

Sebab, ada yang dalam waktu 24 jam itu mampu mengurus negara, jutaan orang, atau aneka perusahaan raksasa dengan beratus ribu orang, tapi ada yang dalam 24 jam mengurus diri saja tidak mampu! Naudzhubillah, Karakteristik waktu memang sebuah keunikan, bahkan ia suatu misteri kehidupan ini, yang terekam dalam tik-tok jam, tercatat dalam buku harian, terhitung dalam kalender tahunan, terukir dalam prasasti-prasasti kehidupan. Walau, sebenarnya ukuran-ukuran itu akan kurang berarti, sebab ukuran waktu yang nyata adalah kehidupan kita sendiri. Ya, hidup kita adalah waktu itu sendiri, yang menggelinding tiada henti. Sebagai makhluk ciptaan-Nya waktu ternyata memiliki tabiat tersendiri, waktu adalah terpendek karena tak pernah cukup menyelesaikan tugas hidup. Waktu adalah terpanjang karena ia adalah ukuran keabadian. Waktu akan berlalu cepat bagi mereka yang bersuka cita. Waktu berjalan sangat lambat bagi yang dirundung derita. Waktu adalah saksi sejarah yang akan membeberkan segala kehinaan dan kenistaan yang kita lakukan.


Waktu adalah perekam abadi yang akan mengekalkan segala keagungan dan kemuliaan seseorang. Dan yang utama waktu modal kita, kehidupan kita. Tiada yang dapat terjadi tanpa dia. Maka, sungguh suatu kerugian yang sangat besar bila seorang hamba tidak dapat memanfaatkan waktunya dengan sangat baik dan optimal. Allah berfirman, "Demi waktu, sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling nasehat-menasehati dalam menatapi kebenaran dan nasehat-menasehati dalam menetapi kesabaran" [Q.S. AI Ashr: (103): 1-3].

Imam Syafii mengatakan bahwa, "Cukup dengan Surat Al Ashr, Al-Quran sudah terwakili". Subhanallah, demikian pentingnya waktu dalam pandangan Allah. Dikisahkan bahwa suatu waktu Khalifah Umar bin Abdulaziz sesampai di rumah setelah mengurus jenazah Sulaiman bin Abdul Malik kakeknya ia (Umar) sedang istirahat tidur-tiduran di ranjang, kemudian datang anaknya Abdul Malik, dan ia bertanya: "Wahai Amirul Mukminin, gerangan apakah yang membaringkan anda di siang hari bolong ini. Jawab ayahnya; "Aku letih, aku butuh istirahat". Abdul Malik berkata; "Pantaskah anda beristirahat padahal banyak pekerjaan yang harus dikerjakan, lihat di sana rakyat yang tertindas butuh pertolonganmu." jawab ayahnya, "Semalam suntuk aku menjaga pamanmu dan itu yang mendorong aku istirahat, nanti setelah shalat dhuhur aku akan mengembalikan hak-hak orang-orang yang tertindas dan teraniaya". Anaknya bertanya, "Wahai Amirul Mukminin, siapakah yang menjamin anda hidup sampai dhuhur. Bagaimana kalau Allah menakdirkan anda mati sekarang?" Kemudian Umar bangun dan pergi membawa satu karung pikulan gandum, lalu mencari orang yang kelaparan.

Dalam kisah ini, nampaklah betapa beratnya tanggung jawab untuk mengelola waktu. Bagaimana pula dengan kita yang telah diberi amanah mengurus bumi ini? Subhanallah, marilah kita berlindung kepada Allah dari kelalaian memanfaatkan waktu seraya memohon agar dikaruniakan kemampuan untuk mengelola waktu dengan optimal, penuh makna, sesuai dengan yang telah dituntunkan Allah dan Rosul-Nya. Ada dua hal yang perlu kita lakukan, agar memiliki keunggulan dalam hidup ini, yaitu:

a. Waktu boleh sama tapi isi harus beda Ajaran Islam sangat menghargai waktu, Allah SWT sendiri berkali-kali bersumpah dalam Al Quran berkaitan dengan waktu. Wal 'ashri (Demi waktu), Wadh dhuha (Demi waktu dhuha), Wallail (Demi waktu malam), Wannahar (Demi waktu siang). Allah juga sangat menyukai orang yang shalat lima waktu dengan tepat waktu, memuliakan sepertiga malam sebagai waktu mustajabnya doa, dan waktu dhuha sebagai waktu yang disukai-Nya. Maka, sangat beruntunglah orang-orang yang mengisi waktunya efektif hanya dengan mempersembahkan yang terbaik dalam rangka beribadah kepada-Nya. Allah SWT berfirman dalam sebuah hadits qudsi, yang artinya, "Pada setiap fajar ada dua malaikat yang berseru-seru: "Wahai anak Adam aku adalah hari yang baru, dan aku datang untuk menyaksikan amalan kamu. Oleh sebab itu manfaatkanlah aku sebaik-baiknya. Karena aku tidak kembali lagi sehingga hari pengadilan." (H.R. Turmudzi).

Cobalah bayangkan, andaikata dalam suatu perlombaan balap sepeda, dalam satu detik si A berhasil mengayuh satu putaran, si B setengah putaran, dan si C mengayuh dua putaran. Siapa yang jadi juaranya? Maka, dengan meyakinkan si C-lah yang akan berpeluang menjadi juara, mengapa? Karena pada detik yang sama si C dapat berbuat lebih banyak daripada yang lain. Nah, begitupun kita semua semakin banyak dan baik hal positif yang kita lakukan dalam waktu yang sama, insyaAllah kita akan lebih dekat dengan kesuksesan. Persis dengan apa yang anda lakukan saat ini, pada saat yang sama ada yang sedang tidur, sedang di WC, sedang bermain atau mungkin bermaksiat atau apa saja, dan pada saat akhir membaca tulisan ini. Maka, hasilnya pun berbeda-beda tergantung dari apa yang dilakukan, dan anda insyaAllah beruntung karena telah mendapat ilmu yang mahal yaitu bagaimana mengelola modal hidup ini, yakni waktu.

b. Sekarang harus lebih baik daripada tadi Sahabat-sahabat, sungguh kita merasakan bahwa seringkali kita tidak begitu serius menghargai waktu, sehingga kadang-kadang menghamburkannya tanpa guna. Kadangkala kesia-siaan selalu menjadi bagian dari hidup kita ini; bersantai-santai tanpa merasa rugi waktu, berbicara sia-sia tanpa merasa berdosa, berjalan tanpa tujuan hanya untuk menghabiskan waktu dengan sia-sia. Padahal, sungguh waktu adalah modal kita dalam mengarungi kehidupan ini. Kalau kita mengoptimalkan modal kita, maka beruntunglah kita, tapi kalau kita menyia-nyiakannya.Maka sangat pasti akan rugilah kita. Orang yang bodoh adalah orang yang diberi modal (waktu), kemudian dengan modal itu ia sia-siakan. Naudzhubillah. Padahal, andaikata hari ini sama dengan hari kemarin berarti kecepatan kita sama, tak ada peningkatan. maka tak akan pernah bisa menyusul siapapun, dan andaikata orang lain selalu meningkat, maka kita akan tertinggal dan jadi pecundang. Rasulullah SAW. mengingatkan kita dengan sabdanya, " Barangsiapa yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka dia termasuk orang-orang yang merugi" (H.R. Dailami).


Maka, satu-satunya pilihan adalah hari ini harus lebih baik dari kemarin, bahkan kalau bisa sekarang ini harus lebih baik daripada barusan tadi, dalam hal apapun. Kalau tidak demikian, maka harus diakui bahwa hari ini adalah hari yang gagal dan rugi, dan ingat andaikata hari ini lebih buruk dari hari kemarin berarti kita terkena musibah, kerugian yang sangat besar dan mencelakakan diri. Naudzhubillah, hal ini tak boleh terjadi pada diri kita. Rasulullah SAW sendiri mengingatkan kita untuk selalu memperbaiki waktu kita, sebab setiap waktu memiliki beban persoalan tersendiri, sabdanya, "Carilah yang lima sebelum datang yang lima, yaitu manfaatkanlah masa mudamu sebelum datang masa tuamu (dengan ibadah), gunakanlah masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu (dengan amal saleh), gunakanlah masa kayamu sebelum datang masa miskinmu (dengan sedekah), gunakanlah masa hidupmu sebelum datang masa matimu (mencari bekal untuk hidup setelah mati). gunakanlah masa senggangmu sebelum datang masa sempitmu.' (Al Hadits).

Dari uraian diatas, maka sebenarnya ada tiga kelompok orang yang menggunakan waktu, yaitu:

1. Orang sukses, yaitu orang yang menggunakan waktu dengan optimal, dan ia melakukan sesuatu yang tidak diminati oleh orang yang gagal.

2. Orang malang, yaitu orang yang hari-harinya diisi dengan kekecewaan dan selalu memulai sesuatu dengan esok harinya.

3. Orang hebat, yaitu orang yang bersedia melakukan sesuatu sekarang juga. Bagi orang hebat, tidak ada hari esok. Dia berkata bahwa membuang waktu bukan saja sesuatu kejahatan, tetapi suatu pembunuhan yang kejam.

Maka , mulai sekarang waspadalah terhadap waktu. Setiap detik yang kita lalui harus diperhitungkan dengan secermat-cermatnya, sematang-matangnya, dan seakurat-akuratnya, lalu mengisinya dengan hal-hal yang membuahkan peningkatan kemampuan kita. Kita tidak hanya perlu bekerja keras, tapi kita perlu juga bekerja keras dan cerdas. Lebih jauh kita lagi kita perlu kerja keras, cerdas dan efektif, sehingga waktu yang kita gunakan akan lebih optimal, bermakna bagi dunia dan berarti bagi akhirat nanti, Wallahu a'alam Bis Sowab..

HSO Organization Ltd : "Masa Muda Penuh Dengan Kesalahan, Masa Dewasa Penuh Dengan Perjuangan, Dan Masa Tua Penuh Dengan Penyesalan " - Diesraeli

Tuesday, June 03, 2008

My Diary : Apa Saja Ko Bali Masa Ke Miri Cuti Ah..?? - SATU PERTANYAAN LAGI ???

Bila balik keraja semula, masing-masing tah betanya sesama sendiri : behapa saja tah ko cuti ah? Siuk KK ? Siuk Miri ? Pertukaran berapa ? Turun Ko Hari Jadi Askar ? Apa ada cerita ? dan macam-macam lagi.., memang siuk bila ada pertukaran cerita macam atu.., Balik arah persoalan asal masa aku ke Miri hari atu.., Apa saja tah yang ku bali?? Yang ku bali inda lah banyak banar.. seperti yang arah gambar ani.. iatah saja tu.., tapi ada jua yang inda ku gambar pasal inda lagi ada nilai photogenicnya..he..he..( Indakan tin pepsi picak dan kusung pun kan di gambar :O )

Secara keseluruhannya ani tah yang ku bali masa di Miri hari atu..60% Buku, 15% Makanan/Minuman, 10% Stukin..( Ngabiskan sisa-sisa RM ), 15% untuk DVD Anime..


Inda plang ku ada planning kan membali minuman ani banarnya, tapi ulih sebab bila ku mliat kutaknya ani macam nyaman usulnya..why not ku try membali and merasa..ada jua pakai minum pagi-pagi, lagipun harganya atu bah attractive jua and inda jua ku pernah terjumpa di Brunei minuman ani.., maybe ada bejual ganya inda pernah terjumpa..he..he.., Mudahan inda ada memo dari Kementerian Kesihatan minuman ani beracun..ho..ho..


Urang yang kenal akan "Fe'el" dan karenahku akan betanya buku apa saja yang ku bali disana, nada dorang kan betanya harga lauk ikan dsana apatah lagi harga belacan indapun udang karing dpasar..salah urang tah dorang atu..


Iatah buku-buku yang ku bali dsana, some ada yang di target udah, some ada yang cinta pandang pertama, some ada yang pasal cover lawa.., And bila di bilak-bilak dirumah syukur Al-hamdulillah - I REALY-REALY NEED THIS TYPE OF BOOKS!!!!

HSO Organization Ltd : "Buku Adalah Panduan Bagi Orang Muda Dan Penghibur Bagi Orang Tua Serta Menolong Kita Di Kala Kesepian Dan Menjaga Kita Supaya Tidak Menjadi Beban Bagi Diri Sendiri " - Collier

Monday, June 02, 2008

My Diary : Welcoming "B" - ~and it is "400" - SATU PERTANYAAN


Hai..apa kabar?? sedikit pemberitahuan sahaja..Sejak kebelakangan ani, ada udah yang berani bertanya arah aku apakah maksud di sebalik ungkapan [Welcoming "B" - ~ and it is "400" ] seperti yang tertera arah MSN ku atu.., Untuk makluman abiskita pembaca blog ani ungkapan atu udah ku taruh disana up to 3 minggu udah.., saja taruh-taruh plang pada mulanya, alum ku tukar-tukar lagi, tapi ulih sebab masih lagi dalam proses "Welcoming" ku biarkan tia stay di sana dulu, Dan rahsia ungkapan atu terletak pada "B" dan "400", Dan buat masa ani aku inda ada rasa kan mendedahkan apa maksud ungkapan atu.., Biar tah rahsia serahsianya dulu, sebab besar kemungkinan rahsia atu akan terdedah dalam "MINGGU ANI" jua, Insya Allah, atu pun hanya orang yang teramat rapat dengan aku saja yang bakal mengetahui disebalik ungkapan atu, rakan sekerja dan keluarga. Maybe jua aku akan bagitau nanti lam blog ani.., tapi bukan dalam masa terdekat ani sebab keadaan yang kurang sesuai bagiku.., Dan orang yang mengetahui rahsia atu setakat ani hanya seorang saja..jangan tah ramai-ramai..Sekali-sekala berahsia ani ada jua siuknya..he..he.. :o



HSO Organization Ltd : Saiyidina Umar Al-Khattab ada berkata :" Selama Mana Masih Teguh Memegang Rahsia, Selama Itu Pula Masih Terpegang Kebaikan Di Tangan ""

Sunday, June 01, 2008

My Diary : Behapa Ku Time Cuti Ani?

Assalamualaikum Warahmatullahhi Ta'ala Wa Barakaatuh.., Apa khabar biskita hari ani? Sihat? Kalau Sihat Alhamdulillah..sama-sama tah kitani bersyukur dengan nikmatNYA yang sebuting atu.., Apanya kata urang kalau udah sihat atu jangan tah lagi kan memandai mencari penyakit..
Well..update lagi.., Kali ani kan cerita apa yang ku buat lam cuti ani.., Alhamdulillah cuti 3 hari ani ku manfaatkan dengan sebaik-baiknya, dengan di isi dengan perkara-perkara berfaedah seperti menolong ibu di dapur ( Iatah yang nada tu nah..)..hehe..beibun saja.., Actuallynya banyak plang perkara yang perlu ku bereskan time-time lapang ani, keraja sampingan pun banyak jua, jadinya cuti ani bijak-bijak sendirilah macamana menguruskan.., Mengamas bilik lah (BEJURITAN UDAH YO..Maklum bilik bujang..) tapi selalunya inda sampai seminggu bejurit tia lagi balik..hampeh..., lagi kan mengabiskan membaca buku-buku yang menunggu QUE dorang untuk dibaca dan bermacam-macam lagi..banyaklah kalau difikir-fikirkan,
But hari jumaat lapas 30/05/2008 aku mengambil peluang yang ada turun ke MIRI sama kawan..kawan saja bukan kawanS.., ani adalah kali ke 2 ku keluar negeri untuk tahun ani, beberapa minggu lapas turun ke Labuan melawat saudara, ani turun ke Miri ani adalah 50-50 dalam perancangan sebab dalam pagi hari atu aku ke bank tamwil BIBD lagi di bangunan scout Gadong untuk menyain jadi penjamin my sis kan membali kereta, Entah macamana kuat semangat ku kan turun ke Miri atu..last-last sampai jua ku ke Miri hari atu..Mungkin antara-antara faktor-faktor yang mendorong aku supaya ke Miri atu adalah :
1. Batah udah nyamu aku inda ke MIRI, ada lam 7-8 tahun kali..paling last ku ke Miri pun inda silapku lam tahun 1999 indapun 2000. Inda batah di mana tu..!?
2. My Fren ani yang baiknya kalau kan turun ke Miri inda lupa kan membawa aku, dari beberapa tahun kebelakangan ani..aku ganya yang banyak alasan..
3. sayang jua cuti ani inda di manfaatkan sekali sekala apa salahnya turun ke Miri..akhirnya dengan izin Allah turun tah ku ke Miri.., But before atu sembahyang jumaat di Masjid Pekan Seria dulu, pukul 2.30 barutah sampai di Pos Sungai Tujoh..


Keadaan di Pos Sungai Tujoh adalah sangat baik..inda sasak nya urang..lancar lah..sama jua dengan Pos Imigresen Miri atu..

Inda batah bebatur di Pos..urusan Custom kereta pun lancar.., aku time ani jadi penumpang saja..sebab lau aku yang drive kemungkinan untuk tersesat ke Kuching adalah 70-80%..



Keadaan Round about sebelum melalui Tol



Laluan baru melalui Tol bayar RM10 saja.. firstime tah ku melalui tol ani nah..


keadaan jalan raya di tol..dapat di bayangkan betapa lancarnya perjalanan kami hari atu..


Sampai di Miri lam kul 3.00pm seperti tertera lam jam di Dashboard kereta..


Flyover Miri, firstime tah ku jua melalui flyover ani..dulu mana ada ni!!!!

Keadaan salah satu round about di Bandar Miri

Pustaka Miri..nya driver ku iatah Libri dorang ni..Oooohhhh...

First Destination..The Imperial Mall, Pertukaran matawang adalah 2.355


Second Destination.. Bintang Plaza..Last Destination ke Boulevard..bateri kamera lamah udah..


Ada sekatan jalan raya OTW balik atu..apalagi..capat-capat tah menapuk apa-apa yang bulih di tapuk..hehe..nada bah..


Keadaan jalan yang berombak menyebabkan gambar menjadi blur..tanpa sentuhan Photoshop CS..keadaan jalan yang macam ani jua adalah menjadi punca mabuk kalau jalan jauh..aku hayung sikit saja time atu..



Alhamdulillah pukul 11:49pm selamat sampai di rumah.., lepak rah kawan dulu rehat-rehat..mengurangkan trafik jalan raya otw balik..nasib jua kami inda turun hari sabtu.. sebab jalan time atu sasak bakas sambutan Hari Ulangtahun Askar di 3BN Lumut..

Dan Sebelum berpisah saya ingin mengucapkan Selamat Meyambut Ulangtahun Askar..